PENGANTAR TRAINING MANAJEMEN LOGISTIK RUMAH SAKIT
Keberhasilan pengelolaan logistik rumah sakit tergantung pada kompetensi dari manajer logistik rumah sakit. Manajer berfungsi untuk mengelola logistik melalui fungsi antara lain mengidentifikasi, merencanakan pengadaan, pendistribusian alat hingga mengembangkan sistem pengelolaan logistik yang efektif dan efisien. Pengadaan alat yang tepat dan berfungsi dengan baik akan memperlancar kegiatan pelayanan pasien sehingga berdampak bagi peningkatan mutu pelayanan secara umum.
Manajer logistik juga harus mampu mengantisipasi kejadian darurat, membuat skala prioritas serta melakukan perubahan yang dibutuhkan untuk pencapaian tujuan umum rumah sakit. Manajer logistik juga harus mencapai efisiensi dan efektivitas. Manajer logistik memiliki kemampuan untuk mencegah atau meminimalkan pemborosan, kerusakan, kadaluarsa, kehilangan alat yang akan memiliki dampak kepada pengeluaran ataupun biaya operasional rumah sakit. Menurut pemanfaatannya, bahan atau alat yang harus disediakan rumah sakit dikelompokkan menjadi persediaan farmasi (obat, bahan kimia, gas medik, peralatan kesehatan), persediaan makanan, persediaan logistik umum dan teknik.
Manajemen logistik adalah suatu ilmu pengetahuan dan atau seni serta proses mengenai perencanaan dan penentuan kebutuhan pengadaan, penyimpanan, penyaluran dan pemeliharaan serta penghapusan material/alat. (Subagya: 1994), sehingga manajemen logistik mampu menjawab tujuan dan bagaimana cara mencapai tujuan dengan ketersediaan bahan logistik setiap saat bila dibutuhkan dan dipergunakan secara efisien dan efektif.
Pelatihan ini memberikan arahan bagi supervisor atau staf logistik mengenai teknik dan metoda pengelolaan logistik yang efektif dan terintegrasi, yang meliputi aktivitas pengklasifikasian material dan perhitungan inventory optimumnya, pembelian, pergudangan, pengendalian inventori, dan beserta sistem administrasi dan sistem informasi.
TUJUAN TRAINING MANAJEMEN LOGISTIK RUMAH SAKIT
- Mamahami konsep dasar manajemen logistik Rumah Sakit dan mampu mengidentifikasi kebutuhan manajemen logistik dalam satu pelayanan kesehatan hingga mampu memberikan usulan perbaikan yang diperlukan.
- Mampu merancang dan mengimplementasikan sebuah system informasi logistik dengan menggunakan software.
- Membuat sistem pengelolaan logistik keperawatan mulai dari perencanaan pengadaan, pemeliharaan, evaluasi dan pengembangan sistem tersebut.
- Mampu melaksanakan pengendalian stok obat dan alat kesehatan multi gudang (multi apotek / floorstock) sehingga bisa dilakukan dengan lebih mudah.
MATERI TRAINING MANAJEMEN LOGISTIK RUMAH SAKIT
- Konsep Dasar Manajemen Logistik
- Tujuan dan Fungsi Manajemen Logistik (Perencanaan, Penganggaran, Pengadaan, Penyimpanan dan Penyaluran (Distribusi) serta Penghapusan dan Pengendalian
- Logistic Operation & Integration serta Implementasi Manajemen Logistik pada Industri Rumah Sakit
- Pengelolaan logistik dengan SIM RS
- Perancangan dan Perencanaan Sistem dan Struktur Arsip Elektronik
- Teknik Pengendalian Sistem Pengarsipan Elektronik
PESERTA TRAINING
Manager, Supervisor, support personnel di bagian logistic, pengadaan, inventory, warehousing di lingkungan RS atau staf yang bertanggung jawab dalam pengendalian persediaan barang.
TRAINER
Tim Karya Training Center
METODE TRAINING
Presentasi, diskusi, studi kasus, evaluasi, pre test dan post test
PESERTA TRAINING
Manager, Supervisor atau support personnel di bagian logistic, pengadaan, inventory, warehousing..
REFERENSI
1. RSUD DR. H. BOB BAZAR, SKM (KALIANDA-LAMPUNG SELATAN)
2. RS BHAYANGKARA BENGKULU (Jl. Veteran No.2, Ps. Jitra, Kec. Tlk. Segara, Kota Bengkulu
3. RS JANTUNG HARAPAN KITA (. Letjen S. Parman No.Kav.87, RT.1/RW.8, Kota Bambu Utara, Kec. Palmerah, Kota Jakarta Barat)
4. RS INTAN HUSADA (Jalan Mayor Suherman No.72, Tarogong, Kec. Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Jawa Barat )
5. RS PRIMAYA PALANGKA (JL. TJILIK RIWUT KM 6,5, KALIMANTAN TENGAH)










