CARI PELATIHAN

Training Manajemen Diklat (17 - 18 & 24 - 25 November 2020) - ONLINE

DAFTAR PELATIHAN
title

Training Manajemen Diklat

PENGANTAR TRAINING MANAJEMEN DIKLAT

Rumah sakit sebagai organisasi yang padat karya yang melibatkan tenaga kerja dalam jumlah besar harus mampu memperlakukan tenaga kerja sebagai aset dari rumah sakit. Tenaga medis maupun non-medis di rumah sakit yang bekerja dengan kompetensinya masing-masing merupakan bentuk pelayanan yang diberikan oleh rumah sakit. Pynes dan Lombardi (2011) mengemukakan bahwa seluruh sumber daya manusia yang ada di rumah sakit merupakan lini terdepan yang membangun hubungan dengan pasien serta berperan untuk membentuk persepsi masyarakat terhadap rumah sakit sebagai pelayanan kesehatan untuk masyarakat. Pembentukan persepsi masyarakat akan rumah sakit salah satunya dapat ditentukan oleh praktek tenaga kesehatan di lapangan dalam memberikan pelayanan. Sehingga nantinya akan berkembang menjadi alasan utilisasi pelayanan kesehatan oleh masyarakat, kembali lagi atau tidaknya pasien untuk mendapatkan pelayanan kesehatan di suatu rumah sakit.

Untuk mendukung kegiatan pengembangan kompetensi SDM, terutama pada organisasi pelayanan kesehatan, yang dalam hal ini adalah rumah sakit, diperlukan suatu sistem manajemen pelatihan dan pengembangan karyawan. Fungsi manajemen yang mengelola pelatihan dan pengembangan karyawan pada umumnya diejawantahkan ke bentuk unit PSDM (Pengembangan Sumber Daya Manusia) atau unit Diklat (Pendidikan dan Pelatihan) di suatu rumah sakit. Adanya manajemen yang mengelola pelatihan dan pengembangan SDM ini merupakan hal yang krusial bagi organisasi pelayanan kesehatan untuk mengorganisir kegiatan pelatihan guna meningkatkan kompetensi. Meskipun pandangan

akan pentingnya pelatihan dan pengembangan tenaga rumah sakit sudah menjadi isu global dan banyak disebar dalam berbagai bentuk publikasi, pelatihan dan pengembangan di rumah sakit seringkali tidak dijadikan prioritas. Salah satu alasannya adalah karena terbentur dengan alokasi pendanaan yang cukup besar dan merasa tidak menghasilkan apa-apa secara signifikan. Padahal program pelatihan dan pengembangan merupakan hal yang perlu dilakukan secara berkala dan kontinyu. Pengembangan dan pelatihan tenaga di rumah sakit dapat menjadi suatu langkah strategis manajemen rumah sakit dalam menyediakan pelayanan kesehatan dengan optimal.

 

TUJUAN TRAINING MANAJEMEN DIKLAT

  1. Menyusun program diklat bagi staff RS
  2. Menyelenggarakan kegiatan diklat RS sesuai kaidah-kaidah diklat
  3. Mengevaluasi kegiatan belajar mengajar yang diadakan oleh diklat

 

MATERI TRAINING MANAJEMEN DIKLAT

  • Filosofi pelatihan
  • Siklus diklat
  • Pengkajian kebutuhan pelatihan (TNA)
  • Perumusan Tujuan pelatihan
  • Rancangan Diklat
  • Penyusunan Kurikulum dan GBPP
  • Penyelenggaraan Pelatihan (Training Delivery)
  • Master of Training
  • Metode Pembelajaran
  • Akreditasi Pelatihan
  • Evaluasi Pelatihan
  • Pengendalian Mutu Pelatihan

 

PESERTA TRAINING MANAJEMEN DIKLAT

Penanggung jawab unit diklat di suatu organisasi, Staf diklat, dan seluruh pihak yang terlibat dalam pengembangan SDM di bagian DIKLAT di rumah sakit.

 

NARASUMBER

KARYA Training Center Trainer & Consultant

 

PUBLIK TRAINING TATAP MUKA

  • Rp 4.250.000,00 /peserta (jakarta, bogor, bandung, yogyakarta, surabaya).

 

PUBLIK TRAINING ONLINE

  • Rp. 2.500.000 / 1 Peserta

 

IN HOUSE TRAINING ONLINE

  • Rp. 12.000.000 untuk maksimal 10 Peserta
  • Rp. 15.000.000 untuk maksimal 20 Peserta
  • Rp. 20.000.000 untuk maksimal 30 Peserta

 

DURASI

  • PUBLIK TRAINING TATAP MUKA : 2 Hari (Efektif 14 Jam: 09.00-16.00)
  • PUBLIK TRAINING ONLINE : 2 Hari (Efektif 5 Jam: 09.00-14.00)
  • IN HOUSE TRAINING : 2 Hari (Efektif 14 Jam: 09.00-16.00)

 

FASILITAS 

Sertifikat, Modul (Hard/Soft Copy), Training Kit, Jaket, 2X Lunch, 2X Coffe Break/hari, Foto Bersama Seluruh Peserta, diselenggarakan di hotel berbintang (Publik Training Tatap Muka).

 INFORMASI & PROMO

081386029157 : SMS/WA DAN CALL CENTER

081387609134: CALL CENTER

Minimal Running 2-3 Peserta

 

JADWAL TRAINING MANAJEMEN DIKLAT TAHUN 2020:

Jakarta, 7-8 Januari 2020

Bandung, 14-15 Januari 2020

Jakarta, 21-22 Januari 2020

Bandung, 30-31 Januari 2020

Jakarta, 4-5 Februari 2020

Bandung, 11-12 Februari 2020

Jakarta, 18-19 Februari 2020

Bandung, 27-28 Februari 2020

Jakarta, 3-4 Maret 2020

Bandung, 10-11 Maret 2020

Jakarta, 17-18 Maret 2020

Jakarta, 26-27 Maret 2020

Jakarta, 7-8 April 2020

Bandung, 14-15 April 2020

Jakarta, 21-22 April 2020

Jakarta, 5-6 Mei 2020

Bandung, 12-13 Mei 2020

Jakarta, 19-20 Mei 2020

Jakarta, 2-3 Juni 2020

Bandung, 9-10 Juni 2020

Jakarta, 16-17 Juni 2020

Jakarta, 7-8 Juli 2020

Bandung, 14-15 Juli 2020

Jakarta, 21-22 Juli 2020

Jakarta, 4-5 Agustus 2020

Bandung, 11-12 Agustus 2020

Jakarta, 18-19 Agustus 2020

Jakarta, 24-25 Agustus 2020

Jakarta, 27-28 Agustus 2020

Jakarta, 1-2 September 2020

Bandung, 8-9 September 2020

Jakarta, 15-16 September 2020

Jakarta, 6-7 Oktober 2020

Bandung, 13-14 Oktober 2020

Jakarta, 20-21 Oktober 2020

Jakarta, 3-4 November 2020

Bandung, 10-11 November 2020

Jakarta, 17-18 November 2020

Jakarta, 1-2 Desember 2020

Bandung, 8-9 Desember 2020

Jakarta, 15-16 Desember 2020

Referensi

  • RS AR Bunda Prabumulih (Sumatera Selatan)
  • RSUD SITI AISYAH LUBUKLINGGAU (Sumatera Selatan)
  • RSUD Gunung Tua (Sumatera Utara)
  • RSUD Mokopido (Jl. Lanoni No.37 Tolitoli Kel. Baru Kec. Baolan Kab. Tolitoli)

 


JADWAL TRAINING 2021

Jakarta, 6-7 Januari 2021
Bandung, 14-15 Januari 2021
Jakarta, 19-20 Januari 2021
Bandung, 4-5 Februari 2021
Jakarta, 18-19 Februari 2021
Jakarta, 24-25 Februari 2021
Bandung, 4-5 Maret 2021
Jakarta, 18-19 Maret 2021
Bandung, 24-25 Maret 2021
Jakarta, 15-16 April 2021
Bandung, 29-30 April 2021
Jakarta, 13-14 Mei 2021
Bandung, 27-28 Mei 2021
Jakarta, 16-17 Juni 2021
Bandung 29-30 Juni 2021
Jakarta, 8-9 Juli 2021
Bandung, 14-15 Juli 2021
Jakarta, 21-22 Juli 2021
Bandung, 11-12 Agustus 2021
Jakarta, 14-15 September 2021
Bandung, 6-7 Oktober 2021
Jakarta, 11-12 November 2021
Bandung, 9-10 Desember 2021