Training HACCP – Hazard Analysis Critical Control Point
oleh KARYA Training Center · Dipublikasikan 16 April 2018 · Di update 16 April
2018
Training HACCP-Hazard Analysis Critical Control Point
PENGANTAR TRAINING HACCP
Training HACCP – HACCP (Hazard Analysis Critical Control Points) adalah
sebuah sistem pencegahan dalam dunia Food Safety untuk memastikan bahwa
suatu proses terbebas dari resiko kontaminasi.
Suatu sistem jaminan mutu yang mendasarkan penghayatan bahwa hazard (bahaya)
dapat timbul pada berbagai titik atau tahap produksi tertentu tetapi dapat dilakukan
pengendalian untuk mengontrol bahaya-bahaya tersebut. Kunci utama HACCP
adalah antisipasi bahaya dan identifikasi titik pengawasan yang mengutamakan
kepada tindakan pencegahan dari pada mengandalkan kepada pengujian produk
akhir.
Kontaminasi yang dapat dikendalikan HACCP adalah :
Fisik (metal, kaca, kayu dll)
Kimia (ozon, chlorine, lubricant, dll)
Biologi (bakteri, kapang, khamir, jamur, mold, virus)
Dengan mengikuti Training HACCP dengan mudah membantu anda
mengidentifikasi segala resiko kontaminasi dalam proses produksi dan kemudian
menentukan mekanisme kontrolnya. HACCP membuat anda dengan mudah
meyakinkan konsumen bahwa produk yang anda buat adalah produk yang aman
untuk dikonsumsi.
Training HACCP di era MEA atau perdagangan bebas menjadi barrier trade dalam
menjaga iklim kompetisi dalam perdagangan internasional. HACCP
menjadi Barrier Trade artinya adalah HACCP digunakan sebagai persyaratan
masuknya produk pangan ke suatu negara. Tanpa HACCP produk makanan tidak
akan mampu menembus pasar ekspor.
Training HACCP ini akan membantu tim anda memahami konsep dan
implementasi HACCP dalam proses produksi pada perusahaan anda dengan mudah
dan menyenangkan karena didukung oleh tim professional kami yang berkompeten
dibidangnya.
MANFAAT TRAINING HACCP
Training Hazard Analysis Critical Control Points Secara umum bertujuan untuk
menjaga serta meningkatkan kesehatan masyarakat melalui pencegahan secara dini
atau mengurangi kasus keracunan di masyarakat dan timbulnya penyakit yang
disebabkan oleh makanan/pangan.
Jika ditinjau secara khusus, manfaat HACCP diterapkan untuk:
Menganalisa serta mampu mengevaluasi proses produksi makanan/bahan pangan
sehingga bisa diketahui potensi bahaya yang ditimbulkan
Perbaikan secara terus menerus terhadap proses produksi makanan/bahan pangan
dengan menitikberatkan kepada tahap-tahap proses tertentu atau mata rantai proses
produksi yang dianggap kritis dan rawa bahaya
Mampu memonitoring dan mengevaluasi penanganan cara dan proses pengolahan
makanan serta menerapkan sistem sanitasi dalam memproduksi makanan yang
benar dan
Meningkatkan kepedulian seluruh kompenen yang terlibat baik bagi regulasi
(pemerintah nasional/internasional), perusahaan produksi pangan/pengelolahan
hasil pangan secara terintegrasi maupun mandiri terhadap keamanan pangan akan
hasil pangan yang beredar dimasyarakat.
MATERI TRAINING HACCP
Download silabus Training HACCP
Prinsip dasar HACCP-Hazard Analysis Critical Control Points
Persyaratan Sistem Kemanan Pangan (HACCP & ISO 22000:2005)
Aspek-aspek Kelayakan dasar dan penerapan sistem keamanan pangan
Analisa Bahaya (Risk Asessment)
Proses Pengendalian Bahaya : 1. HACCP Plan, 2. OPRP plan, 3. PRP (Pre-
Requesite Program)
Penentuan CCP (critical control points)
Proses penetapkan critical limit (CL)
Membuat Dokumen dan Prosedur Monitoring keamanan pangan
Melakukan Serta melakukan langkah penetapan Corrective Action (CA)
Proses Verifikasi sistem keamanan pangan dan dokumentasi HACCP
Workshop (studi kasus) dalam penerapan sistem keamanan pangan : 1. Industri
Rumah Tangga, 2. Industri Catering, 3. UKM, 4. Industri Besar
Proses sertifikasi keamanan pangan (HACCP & ISO 22000) dan lembaga-lembaga
seritifikasinya



