TRAINING HYGIENE DAN SANITASI RUMAH SAKT
Training Hygiene Sanitasi Rumah Sakit. Higiene adalah upaya kesehatan dengan cara memelihara dan melindungi kebersihan individu, misalnya mencuci tangan untuk kebersihan tangan, mencuci piring untuk melindungi kebersihan piring, membuang bagian makanan yang rusak untuk melindungi keutuhan makanan secara keseluruhan. Sedang dalam Depkes RI (1994) lebih kepada upaya penyehatan diri. Sedangkan sanitasi makanan adalah salah satu usaha pencegahan yang menitik beratkan kegiatan dan tindakan yang perlu untuk membebaskan makanan dan minuman dari segala bahaya yang dapat mengganggu kesehatan, mulai dari sebelum makanan diproduksi, selama dalam proses pengolahan, penyimpanan, pengangkutan sampai pada saat dimana makanan dan minuman tersebut siap untuk dikonsumsikan kepada masyarakat atau konsumen (Prabu, 2008). Hal yang perlu diketahui bahwa bagi petugas kesehatan harus tersedia fasilitas atau sarana dan prasarana sebagai berikut:
- Sarana/Prasana Kesehatan adalah sarana kesehatan yang meliputi berbagai alat / media elektronik yang harus ada di Tempat Kerja Kesehatan untuk penentuan jenis penyakit, penyebab penyakit, kondisi kesehatan dan faktor yang dapat berpengaruh terhadap kesehatan perorangan dan masyarakat.
- Disain Sarana / Prasarana Kesehatan harus mempunyai sistem yang memadai dengan sirkulasi udara yang kuat agar suasana di dalam ruangan tersebut menjadi nyaman.
- Disain Sarana / Prasarana Kesehatan harus mempunyai pemadam api yang tepat terhadap segala sesuatu yang bisa menyebabkan terjadinya kebakaran.
- Harus tersedia alat Pertolongan Pertama Pada Kecelakaam (P3K)
TUJUAN TRAINING HYGIENE SANITASI RUMAH SAKIT
- Mampu melakukan identifikasi risiko seperti faktor fisik, kimiawi serta biologis, bekerja di rumah sakit serta fasilitas medis lainnya.
- Mampu mengembangkan upaya kontrol terhadap faktor risiko tersebut.
- Mampu mengembangkan program pencegahan seperti menetapkan alat pelindung diri yang diperlukan.
- Mampu mengembangkan program pemeriksaan kesehatan yang sesuai dengan jenis pekerjaan (“job-related”)
- Memahami program patient safety.
MATERI TRAINING HYGIENE SANITASI RUMAH SAKIT
- Kebijakan Ketenagakerjaan di bidang Hiperkes (higiene perusahaan dan kesehatan kerja)
- Perundang-undangan yg berkaitan dengan Hiperkes
- Profesi Perawat Hiperkes
- Kesehatan Kerja
- Penyakit Akibat Kerja
- Higene Faktor Fisika
- Higene Faktor Kimia
- Dasar-dasar K3
- P3K dan resusitasi
- Alat Pelindung Diri (APD)
- Post Test
- Diskusi
TRAINER
Tim Karya Training Center
METODE TRAINING
Metode pelatihan menggunakan metode interaktif, yaitu pemahaman dari sisi konsep, contoh aplikasi, berlatih menuangkan konsep, diskusi interaktif dan studi kasus sehingga peserta dapat lebih mudah memahami dan menguasai materi yang diajarkan.
Referensi
- RSUD Tani Nelayan Kabupaten Boalemo Provinsi Gorontalo










