TRAINING MANAJEMEN KOMUNIKASI DAN EDUKASI (MKE)
oleh KARYA Training Center
Salah satu faktor yang mempengaruhi kepuasan pasien adalah komunikasi. Komunikasi merupakan komponen penting dalam pelayanan Rumah Sakit, dengan mendengarakan keluhan atau pertanyaan pasien dan menjelaskan prosedur tindakan adalah contoh-contoh komunikasi yang harus dilakukan selama melakukan pelayanan Dengan berkomunikasi perawat dapat mendengarkan perasaan klien dan menjelaskan prosedur tindakan keperawatan (Mundakir, 2013).
Komunikasi erat kaitannya dengan edukasi yang dilakukan oleh perawat kepada pasien dan keluarga. Dalam melakukan edukasi pada pasien dan keluraga, perawat harus memiliki kemampuan dan keterampilan yang baik dalam berkomunikasi.
Salah satu peran perawat di Rumah Sakit adalah sebagai pemberi edukasi kepada pasien dan keluarga. Dalam memberikan edukasi kepada pasien dan keluarga, perawat membantu pasien dan keluarga dalam meningkatkan tingkat pengetahuan kesehatan, gejala penyakit, bahkan tindakan yang akan diberikan, sehingga terjadi perubahan perilaku dari pasien dan keluarga setelah dilakukan edukasi atau pendidikan kesehatan (Aziz, 2013). Dengan kata lain, edukasi sangat penting dilakukan oleh perawat sebagai upaya pencegahan dan antisipasi.
Komunikasi dan edukasi pada pasien dan keluarga menjadi salah satu indikator penilaian dari Standar Nasional Akreditasi Rumah Sakit untuk mengetahui kualitas pelayanan di sebuah rumah sakit yang dikenal dengan indikator Manajemen Komunikasi dan Edukasi (MKE). Sesuai dengan UndangUndang Nomor 40 Tahun 2009 Tentang Rumah Sakit Pasal 40 ayat (1) disebutkan bahwa dalam upaya peningkatan mutu pelayanan rumah sakit wajib dilakukan akreditasi secara berkala minimal 3 (tiga) tahun sekali (UU No.40, 2009).
TUJUAN
Setelah mengikuti program Training Manajemen Komunikasi dan Edukasi ini diharapkan peserta mampu:
- Memahami komunikasi efektif di Pelayanan Kesehatan
- Memahami komunikasi efektif dengan Masyarakat
- Memahami komunikasi efetif saat Pendaftaran Rawat Inap
- Memahami komunikasi efektif antar Profesional Pemberi Asuhan
- Memahami komunikasi efektif saat Asesmen
- Memahami komunikasi efektif saat Handover
- Memahami komunikasi efektif saat Treatment
- Memahami komunikasi efektif saat Discharge
MATERI
- Komunikasi dengan komunitas masyarakat
- Komunikasi dengan pasien dan keluarga
- Komunikasi antar tenaga kesehatan pemberi asuhan Di dalam dan di luar rumah sakit
- Edukasi pasien dan keluarga
METODE
Program Training Manajemen Komunikasi dan Edukasi bagi Staf Rumah Sakit yang akan dilaksanakan ini menggunakan metode interaktif, dimana peserta dikenalkan kepada konsep dan aplikasi yang benar, diberikan contoh aplikasinya, pembahasan study kasus dilapangan, diskusi interaktif, latihan penyusunan program dan evaluasi program yang tepat sasaran.
PESERTA YANG DIREKOMENDASIKAN
Pelatihan ini sangatlah direkomendasikan untuk Kepala Ruangan, Kepala Instalasi, Perawat, Staf Lab, Tenaga Fungsional Kesehatan, Terapist, Ahli Gizi, Psikolog, Staf Apoteker dan Staf Radiologi serta seluruh Staf dan SDM yang terlibat langsung dengan pasien dalam manajemen komunikasi dan edukasi di Rumah Sakit.










