Training K3 MIGAS
OLEH KARYA TRAINING CENTER
Training K3 MIGAS-BNSP
PENGANTAR Training Dasar K3 MIGAS
Training K3 MIGAS – Kegiatan industri bergerak maju ke arah yang lebih masif.
Seiring berjalannya waktu, kebutuhan akan berbagai komoditas menuntut industri
untuk meningkatkan produktiftasnya dalam memenuhi permintaan yang ada.
Faktor penting yang sering menimbulkan kecelakaan dan penyakit akibat kerja
bagi pekerja di perusahaan yaitu kurangnya implementasi standar Keselamatan dan
Kesehatan Kerja (K3). Kurangnya penerapan K3 di perusahaan menyebabkan
dampak besar pada lingkungan sosial masyarakat sekitar. Demi terlaksananya
kegiatan industri yang produktif, Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3)
merupakan hal utama yang harus diperhatikan agar kegiatan industri dapat berjalan
dengan baik.
Berdasarkan Pasal 162 UU Kesehatan No. 36 Tahun 2009, K3 merupakan upaya
yang ditujukan untuk menciptakan kesehatan lingkungan yang sehat secara fisik,
kimia, biologi, maupun sosial. Hal ini bertujuan supaya setiap individu mencapai
tingkat kesehatan yang setinggi- tingginya. Selanjutnya pasal 162 ayat (2) yang
dimaksud dengan lingkungan sehat mencakup berbagai aspek seperti tempat kerja,
sarana rekreasi, lingkungan permukiman, serta sarana dan fasilitas umum.
Semenjak disahkannya UU Keselamatan Kerja No. 1 Tahun 1970, perhatian dan
dukungan terhadap keselamatan kerja sudah menjadi bagian penting bagi
pemerintah Indonesia. Sejak tahun 1993, upaya untuk meningkatkan keselamatan
kerja telah dilakukan sehingga dengan tujuan supaya tidak terjadi kecelakaan kerja
(zero accident) dalam setiap tahapan produksi (Aria, Utami, and Mayowan 2015).
Penerapan K3 memiliki beberapa tujuan yaitu menciptakan lingkungan kerja yang
aman dan sehat agar mencegah terjadinya cidera, sakit dan kecelakaan yang dapat
menimbulkan kerugian materiil dan immateriil; mencegah penurunan terhadap
kesehatan maupun gangguan lain misalnya kecacatan, cedera, dll., pada pekerja
yang disebabkan oleh potensi bahaya dan risiko yang ada di lingkungan kerja;
menciptakan keselarasan antara karyawan dengan pekerjaan dan lingkungan kerja
baik secara psikologis untuk meningkatkan kemampuan, efisiensi dan
produktivitas. Menurut Wulfram Ervianto (2005), aspek-aspek yang perlu
diperhatikan dalam pengembangan serta pelaksanaan K3 yaitu penciptaan
lingkungan kerja yang menjamin terwujudnya kesehatan dan keselamatan dalam
bekerja, melaksanakan penyelidikan penyebab utama terjadinya kecelakaan kerja,
pengembangan program yang mudah dijalankan sebagai wujud komitmen
pimpinan perusahaan, kebijakan pimpinan mengenai K3, pendelegasian wewenang
yang memadai saat proyek sedang dilakukan, ketentuan diadakannya pelatihan dan
pendidikan yang sesuai, pemantauan pada proyek yang sedang dilaksanakan,
pemeriksaan pencegahan terhadap terjadinya kecelakaan kerja, pengukuran kinerja
program K3, dokumentasi yang memadai serta catatan yang kontinu mengenai
kecelakaan kerja.
Oleh Karena itu, refresh standard dan prosedur kerja sangat penting dilakukan
melalui traininig K3 dari waktu ke waktu, secara periodik.
TUJUAN Training K3 MIGAS
• Memberikan kesadaran dan pemahaman terhadap arti pentingnya K3 di tempat
kerja
• Membentuk sikap dan kepedulian terhadap budaya K3 di lingkungan kerja serta
di kehidupan sehari-hari
• Menciptakan budaya kerja yang sehat dan aman yang mampu mengurangi
kerugian organisasi (perusahaan) terkait dengan kasus-kasus kecelakaan kerja
dilingkungan kerja dan konKarya darurat (Kebakaran/peledakan) yang
merugikan perusahaan.
• Membentuk safety leader untuk selalu mengajak dan selalu mengingatkan
untuk bekerja berdasar K3.
MATERI Training Dasar K3
• UU dan Peraturan K3
• Kimia Api
• Dasar K3 & Alat Pelindung Diri
• Alat Pelindung Pernafasan
• Alat Pemadam Api Ringan dan Teknik Pemadaman
• Peralatan Pemadam
• Ijin Keselamatan Kerja
• Inspeksi Keselamatan Kerja
• Gas Detector
• Hygiene Perusahaan
• Peralatan Keselamatan Kerja
• Memasuki Ruang Terbatas
METODE(Online)
• Teori
DURASI
3 hari ( 09.00 – 16.00)
INSTRUKTUR
AULIA RAHMI, SKM, MKKK
Pendidikan beliau adalah Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia
serta Magister K3 Universitas Indonesia. Sebagai asesor K3.
PESERTA
OPERASI K3 MIGAS
PENGAWAS K3 MIGAS
DURASI
3 MALAM (AFTER OFFICE HOUR), dimulai pukul : 19.00-21.00) (SENIN-
SELASA-RABU)
UJIAN KOMPETENSI ONLINE
1 HARI (FULL DAY)- SETIAP HARI JUMAT
FASILITAS
Sertifikat BNSP.
INVESTASI
Rp. 2.900.000; /peserta (Online)- Operasi/Operator Migas
Rp. 3.500.000;/peserta (Online)- Pengawas K3 Migas
FASILITAS
1. Trainer/instruktur profesional berlisensi
2. Sertifikat fisik BNSP (Sesuai Skema)
3. Sertifikat soft file BNSP (Sesuai Skema)
4. Sertifikat Pelatihan Internal (e-Sertifikat)
5. Soft File Modul Training
6. Video Recording Kegiatan
PERSYARATAN
1. Berijasah (minimal pendidikan sesuai skema)
2. Ada Laptop/PC/Device yang dapat digunakan selama kegiatan
3. Memenuhi kelengkapan administrasi (Foto, ijasah, KTP/Passpor, CV)
4. Surat keterangan sehat



