Training IPCN (24-25 Oktober 2019)

title

Training IPCN

 

PENGANTAR TRAINING IPCN

Rumah sakit merupakan salah satu tempat yang memberikan pelayanan medik, rehabilitasi medik, pelayanan penunjang medik, dan perawatan (Herlambang dan Muwarni, 2012). Rumah sakit juga selalu dituntut untuk memberikan pelayanan yang utama kepada masyarakat. Pemberian pelayanan yang utama tersebut harus diimbangi pula dengan mutu pelayanan pada suatu rumah sakit, serta kualitas yang selalu harus ditingkatkan, salah satu indikator yang menjadi penilaian dalam mutu pelayanan rumah sakit adalah angka kejadian infeksi nosokomial.

Berdasarkan Keputusan Menteri Kesehatan Nomor 129 tahun 2008 tentang Standar Pelayanan Minimal Rumah Sakit (SPM RS) standar kejadian infeksi nosokomial di rumah sakit sebesar ? 1,5%, apabila melebihi dari standar tersebut maka izin operasional rumah sakit dapat dicabut. Infeksi nosokomial merupakan infeksi yang terjadi di rumah sakit yang dapat terjadi pada pasien, petugas kesehatan, serta orang yang mengunjungi rumah sakit. Infeksi luka operasi, pneumonia nosokomial, infeksi saluran kemih, bakteremia nosokomial, infeksi phlebitis, dan infeksi nosokomial lainnya termasuk dalam infeksi nosokomial di rumah sakit (Septiari, 2012).Pada tahun 2011, sebanyak 25 juta kematian di dunia disebabkan oleh penyakit infeksi (WHO, 2011).

Faktor yang berpengaruh dalam terjadinya infeksi nosokomial adalah host (daya tahan tubuh), agent (patogenesitas, reservoir, dosis, sumber penularan), environment (udara, suhu, kelembaban, sarana pembuangan limbah rumah sakit). Selain itu, dampak yang dapat ditimbulkan dari infeksi nosokomial adalah meningkatkan angka kesakitan dan kematian, meningkatkan biaya kesehatan di Negara yang tidak mampu, waktu dan tenaga yang akan dapat membebani pemerintah dan rumah sakit, petugas, pasien, keluarga, serta dapat mempengaruhi citra rumah sakit, seperti penurunan citra rumah sakit (Septiari, 2012).

 

 

TUJUAN TRAINING IPCN

  • Mengetahui konsep dasar Pencegahan Infeksi
  • Mengetahui Program Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI)
  • Memahami Peran dan Fungsi “IPCN”
  • Melaksanakan Program Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI)
  • Melaksanakan Evaluasi Program Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI)

 

MATERI TRAINING IPCN

  • Pedoman manajerial PPI
  • Prinsip dasar pencegahan infeksi
  • Surveilan
  • Pemrosesan alat-alat/perlengkapan
  • Kewaspadaan baku
  • Pengolahan limbah rumah sakit
  • Peran dan fungsi IPCN
  • Sterilisasi dan desinfeksi
  • Tatalaksana isolasi ketat
  • Evaluasi penatalaksanaan PPI

 

TRAINER

Tim Karya Training Center

DURASI TRAINING

2 hari (efektif 14 jam)

INVESTASI TRAINING IPCN

Rp. 4.250.000,00/peserta (tidak termasuk biaya penginapan)

FASILITAS

Sertifkat, Modul, Training Kit, Lunch, Coffee Break, diselenggarakan di hotel berbintang

INFORMASI DAN PROMO

0813-86029157 (WA/SMS DAN CALL CENTER)

0813-87609134 (WA)

Minimal Running 2-3 Peserta

CONTACT PERSON

0813 87609134 (WA)

METODE TRAINING

Ceramah, Diskusi kelompok, Latihan, Studi kasus

PESERTA TRAINING IPCN

Kordinator PPI / Ketua /Tim pengendali infeksi di rumah sakit, Infection Prevention Control Nurse (IPCN), Kepala ruangan / Infection Prevention Link Nurse (IPLN), Pelaksana keperawatan.

JADWAL TRAINING TAHUN 2019 :

Jakarta, 3-4 Januari 2019

Bandung, 7-8 Februari 2019

Jakarta, 14-15 Maret 2019

Bandung, 28-29 Maret 2019

Bandung, 11-12 April 2019

Jakarta, 25-26 April 2019

Jakarta, 9-10 Mei 2019

Bandung, 23-24 Mei 2019

Jakarta, 18-19 Juni 2019

Bandung, 27-28 Juni 2019

Jakarta, 11-12 Juli 2019

Jakarta, 17-18 Juli 2019

Bandung, 23-24 Juli 2019

Jakarta, 1-2 Agustus 2019

Bandung, 29-30 Agustus 2019

Bandung, 5-6 September 2019

Jakarta, 19-20 September 2019

Jakarta, 3-4 Oktober 2019

Bandung, 17-18 Oktober 2019

Jakarta, 24-25 Oktober 2019

Jakarta, 14-15 November 2019

Bandung, 28-29 November 2019

Bandung, 12-13  Desember 2019

Jakarta, 17-18 Desember 2019

JADWAL TRAINING TAHUN 2020:

Jakarta, 7-8 Januari 2020

Bandung, 14-15 Januari 2020

Jakarta, 21-22 Januari 2020

Jakarta, 4-5 Februari 2020

Bandung, 11-12 Februari 2020

Jakarta, 18-19 Februari 2020

Jakarta, 3-4 Maret 2020

Bandung, 10-11 Maret 2020

Jakarta, 17-18 Maret 2020

Jakarta, 7-8 April 2020

Bandung, 14-15 April 2020

Jakarta, 21-22 April 2020

Jakarta, 5-6 Mei 2020

Bandung, 12-13 Mei 2020

Jakarta, 19-20 Mei 2020

Jakarta, 2-3 Juni 2020

Bandung, 9-10 Juni 2020

Jakarta, 16-17 Juni 2020

Jakarta, 7-8 Juli 2020

Bandung, 14-15 Juli 2020

Jakarta, 21-22 Juli 2020

Jakarta, 4-5 Agustus 2020

Bandung, 11-12 Agustus 2020

Jakarta, 18-19 Agustus 2020

Jakarta, 1-2 September 2020

Bandung, 8-9 September 2020

Jakarta, 15-16 September 2020

Jakarta, 6-7 Oktober 2020

Bandung, 13-14 Oktober 2020

Jakarta, 20-21 Oktober 2020

Jakarta, 3-4 November 2020

Bandung, 10-11 November 2020

Jakarta, 17-18 November 2020

Jakarta, 1-2 Desember 2020

Bandung, 8-9 Desember 2020

Jakarta, 15-16 Desember 2020

 

 

REFERENSI

  • RS BHAKTI HUSADA (CIKARANG UTARA)
  • RSU KEMAYORAN (JAKARTA PUSAT)
  • RSU MMC LHOKSEMAWE (ACEH)
  • RSIA IBNU SINA GROGOL (JAKARTA PUSAT)
  • RSU INDAH BAGAN BATU (KABUPATEN ROKAN HILIR-RIAU)
  • RS AS-SHOFWAN (KARAWANG, BEKASI)
  • RS ALMAH (KEPULAUAN BANGKA BELITUNG)
  • RSIA LAMPUNG UTARA (Jl. Jenderal Sudirman No.2, Kota Gapura, Kotabumi, Kabupaten Lampung Utara, Lampung)
  • RSAL Dr. Soedibjo Sardadi Jayapura (Jl. Amphibi No.1, Hamadi, Jayapura Sel., Kota Jayapura, Papua)