Training Manajemen Fasilitas dan Keselamatan Rumah Sakit (MFK Versi SNARS) (19-20 September 2019)

title

PENGANTAR

Training Manajemen Fasilitas dan Keselamatan Rumah Sakit – Dalam standar Nasional Akreditasi Rumah Sakit (SNARS) Pokja Manajemen Fasilitas dan Keselamatan (MFK) bahwa tujuan Manajemen Fasilitas dan Keselamatan Rumah sakit adalah agar RS menyediakan seluruh fasilitas fisik dan peralatan medis yang aman & fungsional serta terdapat petugas yang dapat mengelola secara integral dan efektif. Rumah sakit perlu membuat rencana induk atau rencana tahunan Manajemen Fasilitas dan Keselamatan (MFK) yang mencakup : (1). Keselamatan dan Keamanan sebagai suatu tingkatan keadaan tertentu di mana gedung, halaman/ ground dan peralatan rumah sakit. (2) Bahan berbahaya-penanganan, penyimpanan dan penggunaan bahan radioaktif dan bahan berbahaya lainnya harus dikendalikan dan limbah bahan berbahaya dibuang secara aman. (3). Manajemen emergensi-tanggap terhadap wabah, bencana dan keadaan emergensi direncanakan dan efektif (4). Pengamanan kebakaran-properti dan penghuninya dilindungi dari kebakaran dan asap. (5). Peralatan medis- peralatan dipilih, dipelihara dan digunakan sedemikian rupa untuk mengurangi risiko (6). Sistem utilitas -listrik, air dan sistem pendukung lainnya dipelihara untuk meminimalkan risiko kegagalan pengoperasian.

Rumah sakit dituntut dapat mengimplementasi Manajemen Fasilitas dan Keselamatan di Rumah sakit secara Efektif dan proporsional agar memberikan pelayanan yang optimal, memberikan rasa aman, nyaman kepada Pasien dan Karyawan serta mempersiapkan diri menghadapi penilaian Akreditasi sesuai standar terbaru.

TUJUAN Training Manajemen Fasilitas dan Keselamatan Rumah Sakit

  • Memahami Peraturan perundang undangan dan Urgensi pengelolaan Sistem Manajemen Fasilitas dan Keselamatan (MFK) Rumah sakit dalam standar Akreditasi SNARS;
  • Memberikan acuan bagi Rumah sakit dalam membuat rencana induk atau rencana tahunan MFK yang mencakup: Keselamatan dan Keamanan, Bahan berbahaya, Manajemen emergensi, keselamatan kebakaran, pengelolaan dan pemeliharaan peralatan medis serta Sistem utilitas;
  • Memberikan bekal kemampuan Manajerial dan Teknis dalam Menyediakan fasilitas yang aman dan berfungsi baik, baik fasilitas fisik, peralatan medis maupun sumberdaya manusia serta Meminimalisir risiko dan potensi berbahaya dilingkungan rumah sakit sesuai Standar Akreditasi SNARS
  • Menganalisis, Memonitor dan Mengevaluasi Implementasi Manajemen fasilitas dan keselamatan Rumah sakit sesuai dengan Standar Akreditasi SNARS;
  • Memberikan kemampuan dalam Mempersiapkan Akreditasi Rumah sakit SNARS POKJA Manajemen fasilitas dan keselamatan (MFK) Rumah sakit secara efektif dan Komprehensif

 

MATERI Training Manajemen Fasilitas dan Keselamatan Rumah Sakit

  • MFK 1: Rumah sakit mematuhi peraturan dan  perundang-undangan tentang bangunan,  perlindungan kebakaran, dan persyaratan  pemeriksaan fasilitas
  • MFK 2: RS mempunyai program manajemen risiko fasilitas  dan lingkungan yang menggambarkan proses  pengelolaan risiko yang dapat terjadi pada pasien,  keluarga, pengunjung dan staf
  • MFK 3: Ada individu atau organisasi yang kompeten yang  ditugasi untuk melakukan pengawasan terhadap  perencanaan dan pelaksanaan program  manajemen risiko fasilitas dan lingkungan.
  • MFK 4: Rumah Sakit mempunyai program pengelolaan  keselamatan dan keamanan  melalui penyediaan  fasilitas fisik dan menciptakan lingkungan yang  aman bagi pasien, keluarga, pengunjung dan staf.
  • MFK 5: RS  memiliki regulasi  tentang  inventarisasi, penanganan, penyimpanan dan penggunaan serta pengendalian /pengawasan bahan berbahaya dan beracun (B3) dan limbahnya  sesuai dengan peraturan perundang-undangan. 
  • MFK 6: RS mengembangkan, memelihara, program manajemen disaster untuk  menanggapi keadaan disaster dan bencana alam atau lainnya yang  memiliki potensi terjadi dimasyarakat.
  • MFK 7: RS merencanakan dan menerapkan suatu  program untuk pencegahan dan penanggulangan  bahaya kebakaran dan penyediaan sarana  evakuasi yang aman dari fasilitas sebagai  respons terhadap kebakaran dan keadaan  darurat lainnya.
  • MFK 8: RS merencanakan dan mengimplementasikan  program untuk pemeriksaan, uji coba dan  pemeliharaan peralatan medis dan  mendokumentasikan hasilnya.
  • MFK 9: RS menetapkan dan melaksanakan program untuk  memastikan semua sistem utilitas (sistem  penunjang) berfungsi efisien dan efektif yang  meliputi pemeriksaan, pemeliharaan, dan  perbaikan dari sistem utilitas.
  • MFK 10: Rumah sakit mengumpulkan data dari setiap program manajemen  risiko fasilitas dan lingkungan  untuk mendukung rencana mengganti  atau meningkatkan fungsi (upgrade) teknologi medik, peralatan, sistem  dan menurunkan risiko di lingkungan.
  • MFK 11: RS menyelenggarakan edukasi, pelatihan, tes dan simulasi  bagi semua staf tentang peranan mereka dalam memberikan  fasilitas yang aman dan efektif.
  •  

PESERTA Training Manajemen Fasilitas dan Keselamatan Rumah Sakit

Pimpinan, Kepala Bagian dan Staff  yang terlibat dalam perawatan bangunan gedung, Eksekutif/Staff Profesional yang ingin mengetahui seluk-beluk perawatan bangunan gedung di rumah sakit.

 

METODOLOGI PELATIHAN

Pelatihan dikemas dengan baik sehingga diharapkan peserta pelatihan bisa mengikuti pelatihan dengan tetap fokus dan bersemangat, metode yang digunakan antara lain penjelasan ceramah, teori, workshop, pembahasan studi kasus, permainan, video

DURASI PELATIHAN

Pelatihan dilaksanakan selama 14 jam efektif (2 hari kerja)

TRAINER/INSTRUKTUR

KARYA Training Center Consultant & Team

FASILITAS
Sertifikat, Modul (hard/soft copy), Training Kit (Tas Jinjing, Ball Point, Blocknote), Jacket, Lunch, 2x Coffee Break, Foto Bersama Seluruh Peserta dan diselenggarakan di hotel berbintang

INVESTASI
Rp 4.250.000,00/peserta ( belum termasuk akomodasi penginapan )

INFORMASI & PROMO
 

Minimal Running 2-3 Peserta

 

JADWAL TRAINING MANAJEMEN FASILITAS DAN KESELAMATAN RUMAH SAKIT Tahun 2019:

Jakarta, 3-4 Januari 2019

Bandung, 17-18 Januari 2019

Bandung, 7-8 Februari 2019

Jakarta, 21-22 Februari 2019

Jakarta, 4-5 Maret 2019

Bandung, 18-19 Maret 2019

Bandung, 4-5 April 2019

Jakarta, 15-16 April 2019

Jakarta, 2-3 Mei 2019

Bandung, 23-24 Mei 2019

Jakarta, 20-21 Juni 2019

Bandung, 27-28 Juni 2019

Bandung, 11-12 Juli 2019

Jakarta, 17-18 Juli 2019

Bandung, 25-26 Juli 2019

Jakarta, 8-9 Agustus 2019

Bandung, 22-23 Agustus 2019

Bandung, 12-13 September 2019

Jakarta, 26-27 September 2019

Jakarta, 10-11 Oktober 2019

Bandung, 24-25 Oktober 2019

Jakarta, 7-8 November 2019

Bandung, 21-22 November 2019

Bandung, 5-6 Desember 2019

Jakarta, 17-18 Desember 2019

 

Referensi

  • RS Juanda Kuningan (Jl. Ir. H. Juanda No.207, Purwawinangun, Kec. Kuningan, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat)
  • RSUD KRATON KAB PEKALONGAN (Jl. Veteran No.31, Dukuh, Pekalongan Utara, Kota Pekalongan, Jawa Tengah)
  • RSBP BATAM (Tj. Pinggir, Sekupang, Kota Batam, Kepulauan Riau)